Dalam industri cetakan pulp dan pengemasan, mesin cetak baki telur merupakan peralatan inti untuk mengubah limbah pulp menjadi baki telur yang dapat didaur ulang dan ramah lingkungan. Memahami prinsip kerja dan kerusakan umumnya tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga memperpanjang umur peralatan.


Prinsip kerja mesin cetak nampan telur
Mengambil contoh mesin nampan telur kapasitas 4000-7000 pcs/jam, pengoperasian mesin ini terbagi dalam beberapa langkah berikut:
Persiapan Bubur Kertas
Kertas bekas dicampur dengan air dan diolah menjadi bubur kertas yang homogen di dalam pulper, lalu disaring untuk memisahkan kotoran.
Penyedotan Cetakan dan Pembentukan
Cetakan pembentuk menyerap bubur kertas melalui sistem vakum untuk membentuk wadah telur basah.
Transfer dan pelepasan cetakan
Cetakan berputar dan memindahkan wadah telur basah ke cetakan transfer untuk menyelesaikan pencetakan awal.
Pengeringan
Wadah telur basah diproses oleh sistem pengeringan untuk menghilangkan kelembapan berlebih guna memastikan kekuatan dan stabilitas.



Kerusakan umum dan cara mengatasinya
Konsistensi bubur kertas tidak normal
Gejala:
Baki telur mudah pecah atau memiliki ketebalan yang tidak merata setelah dicetak.
Penyebab:
Rasio bahan baku yang tidak tepat.
Waktu pencampuran yang kurang atau terlalu lama.
Solusi:
Sesuaikan konsistensi bubur kertas ke nilai yang direkomendasikan. Biasanya 2%-4%.
Periksa secara berkala status operasi peralatan pencampur.



Daya serap cetakan yang buruk
Gejala:
Cetakan tidak sempurna atau permukaan baki telur kasar.
Penyebab:
Tekanan sistem hisap vakum tidak mencukupi.
Cetakan tersumbat atau rusak.
Solusi:
Periksa kondisi kerja pompa vakum, dan bersihkan permukaan cetakan.
Ganti cetakan yang mengalami keausan parah.



Efek pengeringan yang buruk
Fenomena:
Baki telur retak atau tidak kering sempurna.
Penyebab:
Suhu ruang pengering terlalu rendah atau tidak merata.
Waktu pengeringan tidak mencukupi.
Solusi:
Sesuaikan suhu ruang pengering ke kisaran yang direkomendasikan. Biasanya 150°C - 200°C.
Tingkatkan waktu pengeringan atau periksa sistem udara panas.



Kegagalan sistem transmisi
Fenomena:
Baki telur tidak berpindah dengan lancar.
Penyebab:
Sabuk transfer macet atau rusak
Motor mengalami kerusakan.
Solusi:
Bersihkan sabuk transfer dan periksa status operasi motor.
Ganti sabuk transfer atau motor yang rusak.


Rekomendasi penggunaan dan perawatan
- Bersihkan cetakan secara rutin untuk mencegah sisa bubur kertas mempengaruhi akurasi pencetakan.
- Periksa kerapatan sistem vakum dan pompa udara setiap minggu.
- Tambahkan pelumas secara berkala pada rantai transmisi dan bantalan.
- Kosongkan tangki bubur dan bilas peralatan sebelum penghentian operasi dalam waktu lama.


Kesimpulan
Dengan memahami alur kerja dan masalah umum pada mesin cetak baki telur, Anda dapat mengurangi waktu henti dan biaya perawatan selama proses produksi.
Mesin Shuliy 4000-7000pcs/h egg tray molding machine adalah pilihan yang stabil dan efisien bagi pelanggan dengan permintaan produksi yang tinggi.



